Resensi Novel Fiksi yang Bagus, Ini Cara Membuat dan Contohnya

Dalam dunia literatur, resensi novel fiksi bukanlah hal yang asing. Melalui resensi, Anda bisa mengetahui berbagai informasi penting dari sebuah karya fiksi. Mulai dari plot cerita, penokohan, dan lain sebagainya. Resensi buku novel genre fiksi juga bisa menguak keunggulan dari sebuah karya sastra. Sehingga, bisa digunakan untuk mempromosikan sebuah karya fiksi terbaru yang belum pernah dikenal sebelumnya. Bagaimanakah cara membuat resensi buku novel fiksi yang baik? Simak ulasan lengkapnya berikut.

Cara Membuat Resensi Novel Fiksi yang Bagus

resensi novel fiksi

Dalam membuat resensi novel fiksi yang bagus, tentunya tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Tidak semua buku fiksi bisa dijadikan sebagai obyek resensi yang menarik. Di dalam sebuah resensi novel yang baik tentunya memuat berbagai informasi yang dibutuhkan oleh para pembaca. Unsur-unsur yang harus ada di dalam resensi buku novel tersebut adalah:

1. Identitas Buku

buat resensi buku novel fiksi

Di dalam sebuah resensi buku novel yang bagus harus menyertakan identitas dari buku tersebut. Dengan demikian, pembaca akan mengetahui informasi dasar mengenai buku yang ingin mereka baca. Informasi tersebut meliputi:

  • Judul buku
  • Nama pengarang buku
  • Nama penerbit
  • Jumlah halaman buku
  • Nomor edisi penerbitan buku
  • Tahun penerbitan buku

2. Sinopsis atau Rangkuman dari Buku Novel

sinopsis resensi novel fiksi

Unsur lainnya yang tak kalah penting dari resensi novel fiksi adalah rangkuman. Rangkuman cerita ini bisa berupa sinopsis yang menceritakan garis besar dari isi novel tersebut. Sinopsis yang Anda tuliskan pastikan agar tidak terlalu pendek atau terlalu panjang. Informasi yang diberikan di dalam sinopsis tersebut juga harus padat dan sejelas mungkin.

3. Kepengarangan

resensi novel fiksi kepengarangan

Kepengarangan juga jadi unsur yang harus ada di dalam resensi novel yang akan Anda tulis. Kepengarangan ini berisi mengenai informasi tentang pengarang dari buku novel tersebut. Anda bisa menceritakan sedikit tentang sosok penulis buku tersebut.

Mulai dari biografi singkat, keahlian, nilai-nilai serta karya yang pernah dibuatnya. Biasanya, unsur kepengarangan ini terdiri tak lebih dari 1 paragraf saja. Ulasan kepengarangan ini akan sangat membantu pembaca dalam mengenal sosok pengarang dari buku novel yang akan Anda bahas.

4. Kelebihan dan Kekurangan Buku

resensi noel fiksi kelebihan kekurangan

Selain sinopsis, Anda juga sebaiknya menyertakan kelebihan dan kekurangan dari buku novel yang diresensi. Bagian ini juga menjadi hal terpenting yang harus ada dalam resensi novel fiksi. Anda bisa mengulas dengan detail sisi-sisi kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki buku novel tersebut.

Dengan demikian, pembaca resensi Anda akan mengetahui apakah mereka tertarik untuk membaca novel itu atau tidak. Pastikan untuk menyampaikan sisi kelebihan dan kekurangan tersebut seobjektif mungkin.

Jenis-jenis Resensi Novel Fiksi

Untuk membuat resensi novel fiksi yang baik, Anda juga perlu mengetahui jenis resensi yang ingin dibuat. Berdasarkan fungsi dan formatnya, berikut adalah jenis-jenis resensi buku novel fiksi:

Resensi Informatif

Resensi informatif adalah jenis resensi buku yang memberikan informasi singkat dan padat. Resensi ini berisi berbagai info menarik seputar buku novel dalam beberapa poin. Tujuan dari adanya resensi informatif ini tak lain adalah untuk memberikan informasi umum kepada pembaca.

Resensi Deskriptif

Resensi deskriptif adalah jenis resensi buku yang memuat informasi lebih mendetail mengenai sebuah karangan novel. Di dalamnya terdapat informasi yang lebih mendalam tentang buku tersebut. Rasa penasaran pembaca yang tinggi akan terpuaskan saat membaca resensi deskriptif ini.

Resensi Kritis

Jenis resensi buku yang terakhir adalah resensi kritis. Resensi ini memiliki informasi mendetail layaknya resensi deskriptif. Perbedaannya, resensi kritis juga memuat tentang keunggulan serta kekurangan dari buku novel yang dibahas. Tak hanya itu, tak jarang penulis resensi juga menambahkan opini pribadinya mengenai novel tersebut. Lewat resensi kritis, pembaca bisa mendapatkan informasi yang lebih berimbang mengenai karya novel tersebut.

Baca juga: Ide Kreatif Contoh Bahan Buatan Kerajinan Untuk Ide Bisnis

Contoh Resensi Novel Fiksi

Resensi novel fiksi sebenarnya cukup mudah untuk dibuat. Asalkan, Anda mengetahui tujuan dari pembuatan resensi tersebut. Di dalam resensi tersebut sudah pasti harus ada unsur-unsur yang sudah dijelaskan di artikel ini sebelumnya. Agar lebih jelas, berikut merupakan contoh-contoh resensi buku novel fiksi yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi.

1. Resensi Buku Novel Rumah Kaca

Judul Buku: Rumah Kaca
Nama Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Tebal Buku: 646 halaman
Nama Penerbit: Lentera Dipantera
Tahun Penerbitan: 2010

Sinopsis:

Rumah Kaca merupakan novel fiksi yang berkisah tentang usaha pemerintahan kolonial dalam memukul mundur usaha perlawanan dari para pejuang Indonesia. Politik arsip merupakan gerakan politik berupa mata radar Belanda (Hindia) yang tersebar di manapun. Tujuannya, tak lebih adalah untuk memonitor pergerakan dari kaum tersebut. Sang pengarang menyebut usaha politik tersebut dengan sebutan “kegiatan perumahkacaan”.

Kelebihan:

Fakta-fakta yang dirangkai oleh Pramoedya Ananta Toer sangatlah akurat dan disajikan dengan apik. Sehingga, pembaca seakan tersedot kembali ke masa dimana politik Hindia sedang gencar berlangsung.

Kekurangan:

Alur waktu yang cenderung acak dan semrawut. Sehingga, mengakibatkan pembaca mengalami kesulitan dalam mengetahui latar dari cerita yang ada di dalam novel ini.

2. Resensi Buku Novel Koala Kumal

Judul Buku: Koala Kumal
Nama Penulis: Raditya Dika
Tebal Buku: 250 halaman
Nama Penerbit: Gagas Media
Tahun Penerbitan: 2015

Sinopsis:

Novel Kuala Kumal merupakan novel remaja yang mengisahkan tentang manis getirnya cinta di dalam dunia ABG. Cerita yang dikemas dalam kemasan drama cinta berbalut komedi ini mengangkat tema: patah hati. Patah hati memang terasa sakit. Namun, di balik rasa sakit tersebut terdapat peluang untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Dari patah hati, Anda bisa belajar bahwa cinta tidak mengenal kata “menyerah”. Dalam arti, Anda juga harus bisa merawat rasa nyaman yang dirasakan bersama pasangan sampai kapanpun.

Kelebihan:

Gaya bahasa yang digunakan Raditya Dika sangatlah santai dengan menggunakan istilah yang dipahami anak-anak muda. Cara penyampaian yang lucu dan mudah dimengerti juga membuat pembaca semakin terlarut di dalamnya.

Kekurangan:

Untuk ukuran sebuah “novel”, buku ini tidak terlalu tebal. Sehingga, mungkin kurang memuaskan bagi Anda yang gemar membaca buku novel dengan konten yang lebih banyak namun tetap padat berisi.

3. Resensi Buku Novel Laskar Pelangi

Judul Buku: Laskar Pelangi
Penulis: Andrea Hirata
Tebal Buku: 529 halaman
Penerbit: Bandung Pustaka
Tahun Terbit: 2005

Sinopsis:
Novel karangan Andrea Hirata ini berkisah tentang 10 orang anak yang tumbuh di pedalaman desa Belitung Timur. Kesepuluh anak ini bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah yang terancam digusur oleh Depdikbud seandainya tidak mendapatkan 10 orang murid. Kesepuluh sahabat serangkai ini memiliki karakter yang sangat unik.

Mulai dari Ikal yang mengalami sensasi jatuh cinta, Lintang yang gemar bekerja keras, Kucai yang gemar memprotes, Mahar dan bakatnya yang tersembunyi, dan lain sebagainya. Tidak hanya mengajarkan tentang persahabatan, 10 anak ini juga akan mengingatkan Anda mengenai perjuangan untuk terus mendapatkan ilmu.

Kelebihan:

Kelebihan dari novel ini sudah pasti adalah gaya penulisan yang sangat hangat dan khas dari Andrea Hirata. Deskripsi mengenai kebudayaan Melayu yang unik serta keindahan dari Pulau Belitung membuat Anda seakan tersedot ke dalamnya. Novel ini juga memiliki nilai moral yang sangat berharga, yaitu mengenai persahabatan dan prinsip tak mudah menyerah dalam menggapai impian.

Kekurangan:

Kekurangan yang dimiliki Laskar Pelangi adalah tidak adanya alur waktu yang jelas. Sehingga, pembaca pun mengalami kesulitan dalam memahami kapan kejadian yang dialami Andrea Hirata dan kawan-kawannya ini terjadi.

Demikianlah ulasan cara membuat sekaligus contoh resensi novel fiksi. Semoga artikel ini membantu Anda dalam menyusun resensi novel yang informatif dan baik. Jangan lupa, ikuti berbagai informasi menarik lainnya dari www.thefolio.co.id.