5 Tata Cara Mandi Wajib Laki-laki yang Benar dan Sah

Tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah merupakan hal yang wajib dilakukan terutama saat menjalankan shalat. Mandi wajib termasuk salah satu cara dalam mensucikan diri. Mandi wajib ini biasa disebut juga dengan mandi besar, mandi janabat, atau mandi junub.

Apakah kamu masih bingung apa itu mandi wajib? Jangan khawatir, simak informasi selengkapnya tentang mandi wajib berikut ini.

Sekilas Tentang Mandi Wajib

tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah

Mandi wajib sering pula disebut sebagai mandi besar. Maksudnya, bukan mandinya dalam ruangan yang besar atau sejenisnya. Namun, mandi yang dimaksud berupa mandi untuk mensucikan diri sesuai tata aturan Islam. Mandi wajib ini tidak hanya berlaku bagi kaum pria saja, tetapi juga para perempuan.

Mandi besar ini tidak setiap saat dilakukan atau harus dijalani setiap hari oleh kaum muslim. Tentunya, ada beberapa hal yang membuat seseorang wajib melakukan mandi besar tersebut.

Penyebab Mandi Wajib Bagi Pria

tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah

Pada kesempatan kali ini akan dibahas lebih mengenai mandi wajib pada laki-laki. Berikut beberapa alasan mengapa seorang muslim laki-laki wajib mandi besar.

1. Keluar sperma

Menurut sebuah hadist, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa “Air itu karena air (wajibnya mandi karena keluarnya air mani),” (HR Muslim).

Artinya, apabila keluar air mani maka tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah perlu dilakukan.

2. Berhubungan seksual

Bagi pasangan juga diwajibkan untuk mandi wajib setelah selesai berhubungan seksual. Hal tersebut telah diriwayatkan dalam HR Muslim berdasarkan sabda Rasullullah SAW sebagai berikut.

إذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ وَمَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ وَإِنْ لَمْ يُنْزِل

Apabila seorang lelaki duduk di antara empat potongan tubuh wanita (dua tangan dan dua kaki) dan tempat khitan (laki-laki) bertemu tempat khitan (wanita) maka sesungguhnya wajib mandi meski tidak mengeluarkan air mani,” (HR Muslim).

Untuk itu, diharuskan mandi wajib meski tidak mengeluarkan sperma dalam hubungan seks. Jadi, bagi setiap laki-laki tetap melaksanakan tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah.

3. Meninggal

Seseorang yang telah meninggal sudah pasti hukumnya wajib untuk dimandikan dalam hal ini mandi besar. Mandi wajib ini berlaku baik pada perempuan maupun laki-laki.

Untuk pria, pastinya disesuaikan dengan tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah.

5 Tata Cara Mandi Wajib Bagi Laki-Laki

tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah

Secara umum tata cara mandi wajib intinya ada dua. Pertama, yakni dengan diniatkan dari hati dan tidak harus diucapkan secara lisan.

Kedua, mengalirkan air ke seluruh tubuh dan memastikan semua anggota tubuh menjadi bersih. Biasanya, mandi wajib tersebut bukan sekadar mandi saja tapi juga disertai keramas. Dengan begitu dari ujung rambut hingga kaki menjadi bersih.

Bagi kamu yang ingin mencapai kesempurnaan dalam menjalankan ibadah, alangkah baiknya mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Sunnah tersebut dipastikan sesuai dengan tata cara mandi wajib laki-laki sesuai kaidah Islam.

Berikut 5 tahapan tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah menurut Islam.

1. Membaca niat dengan benar

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’aala.

Artinya: Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardu karena Allah SWT.

2. Mencuci kedua tangan sebanyak 3x

Setelah itu, dilanjutkan dengan mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali menggunakan air bersih. Tujuannya, yaitu untuk membersihkan tangan dari najis.

3. Membersihkan area tertentu yang kotor

Dalam hal ini, area kemaluan merupakan bagian bagian tubuh yang dianggap paling kotor. Disarankan membersihkan semua area tubuh, namun khusus untuk area ini harus dipastikan agar benar-benar bersih.

4. Mencuci tangan kembali

Sebelumnya dikarenakan menggunakan tangan untuk membersihkan area yang kotor tersebut, maka tangan perlu disucikan kembali. Cukup dengan membersihkannya menggunakan sabun.

5. Sempurnakan dengan wudhu

Setelah mandi, selanjutkan sempurnakan dengan berwudhu seperti tata cara wudhu untuk shalat. Dengan demikian, tata cara mandi wajib laki-laki sudah terlaksana.

Selain itu, siram bagian kepala sebanyak tiga kali lalu gosok sela-sela rambut menggunakan jari tangan yang basah. Selanjutnya, bilas seluruh tubuh hingga bersih. Lakukan hal tersebut pada bagian tubuh yang kiri maupun kanan.

Sebagai tambahan, pastikan seluruh bagian tubuh termasuk lipatan-lipatan atau area tersembunyi yang sulit dijangkau juga turut dibersihkan.

Mengapa Mandi Wajib Itu Penting ?

Barangkali sebagai muslim yang masih awam, kamu bertanya mengapa mandi wajib itu penting dilakukan?

Dalam pandangan Islam, tentu saja itu merupakan suatu hal yang penting. Hal tersebut dikarenakan mandi wajib bukanlah sekadar mandi biasa atau hanya membersihkan seluruh bagian tubuh saja. Berikut beberapa alasan pentingnya mandi wajib dalam Islam.

1. Mensucikan diri

Mandi wajib termasuk bagian dari ibadah dan ada niat yang terkandung di dalamnya sebelum melakukan mandi tersebut. Bahkan, Allah SWT sendiri langsung memerintahkan umatnya untuk mandi wajib melalui Surat Al-Maidah ayat 6.

“Wa ing kuntum junuban faththohharuu”

Artinya: Dan jika kamu junub, maka mandilah.

Dalam surat tersebut sudah jelas tertera bahwa mandi besar ini wajib dilaksanakan seorang muslim. Mandi wajib dalam hukum Islam bukan sekadar membersihkan diri, tapi juga mensucikan diri dari semua najis dan perbuatan.

2. Ibadah jadi sah

Apabila seorang laki-laki setelah berhubungan seksual lalu tidak mandi wajib tapi melaksanakan shalat, maka tidak sah ibadahnya. Alias tidak akan diterima.

Hal itu dikarenakan dalam keadaan kotor akibat sudah berhubungan seks. Untuk itu, mandi wajib ini menjadi syarat utama agar ibadah seperti shalat jadi sah dan diterima.

Hal ini pun telah tertera dalam sabda Rasulullah SAW dalam sebuah riwayat sebagai berikut.

“Allah SWT tidak akan menerima shadaqah dari hasil Ghulul (harta korupsi atau rampasan perang) dan tidak juga menerima shalat tanpa mensucikan diri,” (HR Abu Daud).

3. Mendapat pahala

Seperti penjelasan sebelumnya, mandi wajib ini intinya niat dan membersihkan seluruh badan. Namun, bagi pria yang melaksanakan tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah tentunya ada nilai tersendiri.

Dengan mengikuti ajaran sunnah Rasulullah SAW, maka mandi wajib juga dapat mendatangkan pahala. Meski demikian, sebaiknya lebih diutamakan pada niat untuk mensucikan diri dan beribadah pada Allah SWT.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Jerawat Beserta Tips Menggunakan Tanaman Herbal

Itulah informasi seputar tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah. Semoga info ini memudahkan kamu terutama kaum pria agar mampu menjalankan hidup sesuai kaidah Islam.

Tak hanya itu, kamu juga bisa memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam lainnya melalui berbagai referensi lainnya terutama dari Al-Qur’an atau hadist. Namun, disarankan untuk membaca detail info yang ada agar tidak salah paham.