10 Contoh Tari Tunggal Nusantara Beserta Asal Daerahnya

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan seni dan budaya yang sangat banyak. Karena keragaman suku yang tinggal di nusantara memiliki seni musik, tari dan juga rupa yang memiliki ciri khas masing-masing. Bahkan dalam seni taripun ada contoh tari tunggal yang beragam dari tiap suku.

Karena dalam seni tari ada dua macam yakni tari tunggal, berpasangan dan berkelompok. Tari tunggal ini biasanya disukai penari yang memiliki kepercayaan diri tinggi dan sungguh-sungguh mencintai dunia tari. Karena saat tampil akan menjadi satu-satunya pusat perhatian.

Bagi anda yang baru mulai mengenal dan mempelajari dunia tari mungkin belum terlalu paham mengenai tari tunggal ini. Bahkan mungkin sudah melihat beberapa contoh tari tunggal namun belum terlalu memahami artinya.

Pengertian Mengenai Tari Tunggal Nusantara

Pada kesempatan ini mari kita bahas lebih dalam mengenai tari tunggal yang ragamnya cukup banyak di Indonesia. Tari tunggal merupakan jenis tarian yang ditarikan olej seorang penari, namun dapat juga dilakukan oleh dua orang penari yang tampil dengan cara bergantian.

Dengan cara bergantian seperti ini, jumlah penari yang tampil di panggung bukannya dua melainkan satu penari saja. Ketika satu penari tampil satu penari lagi mundur demikian sebaliknya sampai tarian berakhir. Biasanya tarian tunggal ini menggambarkan watak dari tokoh yang diperankan oleh penari tersebut.

Tarian tunggal atau yang juga cukup populer dengan sebutan tarian solo ini memiliki syarat yang cukup berat bagi penarinya. Karena penari yang menarikannya harus memiliki gerakan yang luwes dan cekatan.

Ia harus mampu menghidupkan panggung sendirian secara penuh tanpa bergantung kepada rekan penari yang lain. Memiliki penguasaan panggung yang bagus dengan banyak gerakan tari yang dibutuhkan. Seperti gerakan berputar, berlari, meloncat, berguling dan gerakan maju atau mundur.

Selain menguasai panggung dan gerakan tari yang luwes, penari juga harus memiliki ekspresi yang menjiwai karakter yang dimainkan. Sehingga penonton dapat memahami dan ikut menjiwai tarian yang sedang dimainkan.

Karena tidak memiliki ketergantungan atau kerjasama dengan penari yang lainnya. Hanya mengandalkan skil dan  penguasaan penari terhadap panggung dengan memaknai cerita dan gerakan. sehingga tarian ini cukup sulit bagi penari pemula.

Biasanya penari yang berani menarikan tarian ini adalah yang memiliki jam terbang yang tinggi. Tarian tunggal sendiri memiliki dua sifat unik, yaitu lirik dan epik. Berpusat pada subjeck dan kondisi subyek tersebut.

Tarian tunggal lirik lebih kepada menggambarkan perasaan senang, terharu, bahagia, marah dan terharu. Sementara tarian tunggal epik lebih memiliki fokus pada nilai-nilai yang berasal dari luar subyek atau tokoh yang diperankan penari.

Sepuluh Contoh Tari Tunggal Nusantara Beserta Daerah Asalnya

Sebagai negara yang memiliki banyak sekali jenis ragam dan tarian tradisional. Maka banyak sekali tarian dari berbagai daerah di Indonesia yang dikategorikan sebagai contoh tari tunggal. Seberti beberapa tarian yang ada di bawah ini:

1. Tari Panji Semirang

Tari panji Semirang ini adalah salah satu tarian yang berasal dari masyarakat Bali yang pertama kali dikenalkan pada tahun 1942. Tarian ini diciptakan oleh seorang seniman Bali yang sangat terkenal bernama I Nyoman Kaler.

Tarian ini menggambarkan kisah roman masa lalu, tentang pengembaraan putri cantik yang bernama Galuh Candrakirana. Yang melewati banyak kisah dan perjalanan untuk menemukan kekasihnya yang bernama Raden Panji Inu Kertapati.

Karena sering ditampilkan dalam berbagai upacara adat dan acara keagamaan di Bali. Maka tarian ini menjadi populer baik di negeri sendiri maupun di mancanegara.

2. Tari Gatotkaca Gandrung

Kemudian contoh tari tunggal berikutnya adalah tari Gatotkaca Gandrung yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Sesuai dengan judulnya tarian ini mengisahkan tentang tokoh Gatotkaca yang merupakan seorang tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana.

Putra dari Bima yang merupakan anak pertama dari Pandawa ini ditampilkan sebagai ksatria yang memiliki badan tegap dan gagah. Sehingga gerakan-gerakan dalam tarian ini juga menggambarkan kesan maskulin dari tokoh tersebut.

3. Tari Gambir Anom

Tari Gambir Anom ini merupakan tarian yang umurnya sudah cukup lama, yakni dari jaman Kerajaan Mataram Islam. Tarian ini juga salah satu tarian yang berasal dari daerah Jawa Tengah yang diiringi dengan musik gamelan jawa.

Kisah yang ada dalam tarian ini adalah tentang anak dari Arjuna, adik dari Bima yang memiliki paras paling tampan diantara para Pandawa. Dikisahkan dalam tarian ini anak Arjuna yang sedang dimabuk cinta menari denan lemah lembut dengan musik yang seirama.

4. Tari Gambyong

Sejarah & Gerakan Tarian Gambyong Khas Jawa Tengah, Surakarta

Tari gambyong yang diciptakan oleh seniman tari terkenal dari Jawa Tengah bernama S. Maridi ini adalah contoh tari tunggal. Karena pada awalnya ditampilkan oleh seorang penari saja, namun pada perkembangannya kadangkala ditampilkan dengan cara berkelompok.

5. Tari Golek Menak

Tari ini adalah salah satu tarian yang istimewa dari Kesultanan Yogyakarta, karena diciptakan sendiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Yang diperkenalkan ke tengah masyarakat sekitar tahun 1940-an. Tarian ini terinspirasi dari pertunjukan wayang golek yang dilihat oleh beliau.

Tarian ini juga populer dengan nama lainnya yaitu Beksan Menak atau Beksa Golek Menak. Sampai saat ini masih lestari dan kerap dijadikan pelajaran di  sanggar seni tari yang ada di daerah sekitar Yogyakarta.

6. Tari Topeng Kelana

Mengenal Budaya Tari Topeng Kelana Indramayu

Tarian yang memiliki ciri khas topeng berwarna merah dengan kumis yang lebat hingga terkesan seram ini berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Disinyalir sudah ada sejak peradaban kuno masyarakat Cirebon yang kala itu masih berada di jaman kerajaan.

7. Tari Jaipong

Jaipongan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tarian yang merupakan salah satu contoh tari tunggal dari Jawa Barat ini ditarikan oleh seorang penari wanita yang sangat luwes dengan iringan musik dari degung. Berasal dari Jawa Barat, tarian ini identik dengan kegembiraan, keceriaan, spontanitas, semangat dan juga terlihat erotik.

Degung sendiri adalah alat musik yang mirip dengan gamelan dari daerah Jawa Tengah, yang memiliki perangkat lengkap seperti saron, gong, bonang, gendang, kecapi dan suling. Namun dalam musik degung ini suara gendang lebih mendominasi dibandingkan dengan alat musik lainnya.

8. Tari Trunajaya

Sama seperti nama tariannya, gerakan dalam tari ini terinspirasi dari kisah kepahlawanan dari Trunajaya. Salah satu tari tradisional dari Bali ini ditarikan oleh penari perempuan yang berdandan dan mengenakan busana laki-laki.

Gerakan yang ditampilkan juga bukan gerakan lemah lembut layaknya penari wanita. Melainkan gerakan yang tegas, kuat dan juga terlihat gagah layaknya seorang penari laki-laki.

9. Tari Sintren

Mengenal Sintren, Tarian Khas Cirebon yang Penuh dengan Mistis - Boombastis

Contoh tari tunggal yang satu ini berasal dari daerah Indramayu dan Cirebon, dengan ciri khas pada alat musik yang mengiringi tarian ini saat ditampilkan. Alat musik yang terdiri dari tembikar dan kipas bambu, sehingga suaranya unik dan berbeda dari musik pengiring tarian lainnya.

Sintren sendiri memiliki latar belakang yang cukup unik. Yaitu berasal dari dua kata yakni Sinyo yang berarti seorang pemuda dan trennen yang artinya adalah pelatihan. Sehingga bisa diartikan sebagai pelatihan pemuda.

10. Tari Kancet Lasan

Kalau contoh tari tunggal yang satu ini berbeda dengan tari tunggal yang lainnya. Kalau biasanya menggambarkan kehidupan manusia kali ini menggambarkan seekor burung enggang. Burung yang dimuliakan dan dikeramatkan di kalangan Suku Dayak Kenyah

Baca Juga : Gambar Kartun Hijab Modern yang Sedang Trending

Burung ini dijadikan sebagai simbol kepahlawanan dan juga keagungan. Biasanya ditarikan oleh penari perempuan yang asli dari Suku Dayak Kenyah. Dengan gerakan badan yang merendah, berjongkok atau juga duduk sebagaimana perilaku burung enggang.

10 tarian tersebut merupakan contoh tari tunggal yang berasal dari suku dan daerah asli budaya Indonesia. Yang harus dilestarikan sebagai warisan budaya yang tak ternilai harganya karena sangat dikagumi oleh bangsa lain.