Menswear In The Making

Bersama dengan Jakarta Fashion Week, The Folio mempersembahkan Lomba Perancang Mode Menswear pertama di Indonesia, yang bertujuan untuk mencari bakat-bakat baru dalam dunia fashion pria Tanah Air.

0
46

Di usia penyelenggarannya yang ke-10 tahun, Jakarta Fashion Week yang mengusung tema “Bhinneka dan Berkarya”, semakin memantapkan misinya untuk membawa desainer dan tekstil Indonesia ke pentas dunia. Kebhinnekaan karya yang ditampilkan tetap mengemban misi yang digalakkan Jakarta Fashion Week sejak pertama diselenggarakannya, yaitu menjadikan fashion Indonesia tuan rumah di negerinya sendiri, termasuk dalam memenuhi tuntutan pasar untuk kategori menswear.

“Data yang dihimpun oleh Financial Times pada 2016 menjelaskan pasar pakaian pria di dunia mencapai 295 juta Poundsterling pada 2014, naik hingga 4.5% dalam tempo setahun, jauh melampaui womenswear. Mengacu pada data itulah Jakarta Fashion Week pada tahun ini menyelenggarakan Lomba Perancang Mode Menswear karena kami melihat ceruk pasar ini belum digarap secara serius. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada para perancang menswear untuk berkarya.” ungkap Lenni Tedja, Direktur dari Jakarta Fashion Week.

Untuk menjaring peserta, serangkaian roadshow digelar di Jakarta, Bandung dan Surabaya, LPMM 2017 yang pertama kalinya diselenggarakan ini berhasil menjaring sekitar 100 orang peserta dari seluruh Indonesia. Enam orang finalis terpilih setelah melalui sistem penjurian yang ketat dari dewan juri yang terdiri atas Roberto La Iacona (Regional Manager-Asia Pacific) dari Istituto Marangoni, Mediko Azwar (Marketing Director) dari Grab Indonesia, Ai Syarif (Creative Director JFW), Deden Siswanto (Designer), Rani Hatta (Designer) , Zoey Rasjid (publisher) dari The Folio dan Tammy Hapsari (Marketing Manager) dari Silvarry Walkway.

Penyelenggaraan LPMM yang pertama ini menjadi lebih istimewa berkat kolaborasi kreatif dengan Grab Indonesia, yang membuka kategori khusus lomba merancang jaket untuk para pengemudi Grab. Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar mengatakan, tahun ini Grab turut berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week 2018 bukan hanya sebagai official ride partner namun juga menyelenggarakan kompetisi mendesain ulang jaket GrabBike. “Kami berkolaborasi dengan Rani Hatta yang merupakan mentor untuk para desainer muda berbakat yang menjadi kontestan dari kompetisi ini. Selain menawarkan kesempatan agar dapat lebih terhubung dengan minat mereka, kompetisi ini juga menyediakan ruang untuk mengaktualisasikan diri dengan mentransformasikan rancangan seni mereka menjadi jaket GrabBike serta menampilkan karya mereka pada pekan mode paling bergengsi di Indonesia tersebut.”

Puncak acara penobatan yang berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2017 telah mengumumkan pemenang pertama yaitu Galuh Nurita yang mendapatkan hadiah mengikuti kursus singkat di Istituto Marangoni. Kemudian juara dua ditempati oleh Prasetyo Nugroho dan juara tiga oleh Dede Ananta. Sementara pemenang untuk kategori khusus mendesain ulang jaket GrabBike diraih oleh Yayak Suryo, yang desainnya akan diproduksi secara massal setelah mendapatkan mentoring dari desainer Indonesia Fashion Forward, Rani Hatta.

Tak hanya itu, Silvarrie Walkway yang merupakan label tas asal Bandung juga ikut berpartisipasi atas jalannya acara ini. “Kami ikut serta dalam Lomba Perancang Mode Menswear 2017 karena visi dari kami yaitu meleburkan gaya kontemporer ke dalam gaya fashion masa kini. Dan konsep yang diusung oleh LPM Menswear 2017 ini sangat cocok dengan koleksi brand kami,” terang Tammy Hapsari sebagai Marketing Manager Silvarrie Walkway.

 

Teks: Gracyamanda Hutabarat
Foto: Jakarta Fashion Week 2017